Minggu, 30 November 2014

SISTEM INFORMASI PEMASARAN



Nama kelompok :
Desi Triwulansari         1310108136
Nurul Elania                 1310108282
Oktaviana Dian C       1310108502
Zaka Yahya Putra       1310108394


11.1 Struktur Organisasi Pemasaran
                Perusahaan bisnis telah diatur dalam hal tugas-tugas, atau fungsi-fungsi yang dilaksanakan. Semua jenis organisasi memiliki fungsi pemasaran, keuangan, sumber daya manusia dan jasa informasi. Perusahaan yang memiliki fungsi manufaktur adalah perusahaan yang memproduksi produk yang dijual. Fungsi-fungsi lain meliputi engineering, dan penelitian dan pengembangan.
11.2 Sistem Informasi Fungsional
                Resiko menekankan sistem informasi fungsional
                Sistem informasi fungsional bukanlah pengganti suatu sistem yang terintegrasi bagi perusahaan – CBIS. Subsistem – subsistem fungsional harus bekerja sama. Subsistem harus mengambil sebagian datanya database umum, dan keputusan yang dibuat di suatu area harus sesuai dengan keputusan yang dibuat di area lainnya dan dengan tujuan keseluruhan perusahaan.
11.3 Prinsip – prinsip Pemasaran
                Satu definisi menyatakan bahwa pemasaran “terdiri dari kegiatan perorangan dan organisasi yang memudahkan dan mempercepat hubungan pertukaran yang memuaskan dalam lingkungan yang dinamis melalui penciptaan, pendistribusian, promosi dan penentuan harga barang, jasa dan gagasan.”
               





Bauran Pemasaran
                Strategi pemasaran terdiri dari campuran unsur – unsur yang dinamakan bauran pemasaran (marketing mix): produk, promosi, tempat dan harga (product, promotion, place and price). Semua itu dikenal sebagai dengan 4P. Produk (product) adalah apa yamg dibeli oleh pelanggan untuk memuaskan keinginannya atau kebutuhannya. Produk dapat berupa barang fisik, berbagai jenis jasa, atau suatu gagasan. Promosi (promotion) berhubungan dengan semua cara yang medorong penjualan produk, termasuk periklanan dan penjualan langsung. Tempat (place) berhubungan dengan cara mendistribusikan produk secara fisik kepada pelanggan melalui saluran distribusi. Harga (price) terdiri dari semua elemen yang berhubungan dengan apa yang dibayar oleh pelanggan untuk produk itu.
11.4 Evolusi Konsep Sistem Informasi Pemasaran
                Profesor Philip Kotler dari Northwestern Univers ity mengidentifikasikan tiga jenis informasi pemasaran yang digambarkan dibawah ini.
Oval: PerusahaanOval: Lingkungan                                                                                                                Intelejen pemasaran
informasi
pemasaran
internal
                                                                                                Komunikasi pemasar
v  Intelejen pemasaran (marketing intellegence) – informasi yang mengalir ke perusahaan dari lingkungan.
v  Informasi pemasaran intern (internal marketing omformation) – imformasi yang dikumpulkan di dalm perusahaan.
v  Komunikasi pemasaran (marketing communication) – informasi yang mengalir keluar dari perusahaan ke lingkungan.
Kotler mengakui maksud dukungan keputusan dari sarf itu; “keputusan pemasaran yang rumit seperti menurunkan harga, merevisi wilayah penjualan, atau meningkatkan biaya iklan dapat dievaluasi sebelum dan sesudahnya melalui analisi ilmiah dari data yang tersedia.
Kita dapat mendefinisikan sistem informasi pemasaran, atau MKIS, sebagai suatu sistem berbasis komputer yang bekerja sama dengan sistem informasi fungsional lain untuk mendukung manajemen perusahaan dalam menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan pemasaran produk perusahaan. Dua elemen dalam definisi tersebut, Pertama semua sistem informasi fungsional harus bekerja sama, dan Kedua dukungan pemecahan masalah tidak terbatas pada manajer pemasaran.



11.5 Model Sistem Informasi Pemasaran
                Subsistem Output
                Subsistem produk menyediakan informasi tentang produk perusahaan. Subsistem tempat menyediakan informasi tentang jaringan distribusi perusahaan. Subsistem promosi menyediakan informasi tentang kegiatan periklanan perusahaan dan penjualan langsung. Subsistem harga mambantu manajer membuat keputusan harga. Selain itu, ada subsistem kelima, Subsistem bauran terintegrasi yang memungkinkan manajer untuk mengembangkan strategi yang mempertimbangkan dampak gabungan dari unsur – unsur tersebut. Contoh informasi yang disediakan oleh subsistem bauran terintegrasi adalah peramalan penjualan (sales forecast), yang mempertimbangkan interaksi seluruh unsur – unsur bauran itu.


                Subsistem input
                subsistem input yang menyediakan dat bagi database didasarkan pada model Kotler. Subsistem intelejen pemasaran mengumpulkan informasi dari lingkungan perusahaan yang berkaitan dengan operasi perusahaan.
11.6 Bagaimana Manajer Menggunakan Sistem Informasi Pemasaran
                Manajer pemasaran menggunakan MKIS untuk mempelajari kebutuhan dan keinginan konsumen, memformulasikan bauran pemasaran, dan membuat tindak lanjut sampai sejauh mana bauran itu diterima oleh konsumen.

Daftar Pustaka :
Mc Leod, Raymond. Sistem Informasi Manajemen. Edisi Bahasa Indonesia Jilid 2. PT Prenhallindo, Jakarta.
 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar