Nama kelompok :
Desi
Triwulansari 1310108136
Nurul
Elania 1310108282
Oktaviana
Dian C 1310108502
Zaka
Yahya Putra 1310108394
11.1
Struktur Organisasi Pemasaran
Perusahaan
bisnis telah diatur dalam hal tugas-tugas, atau fungsi-fungsi yang
dilaksanakan. Semua jenis organisasi memiliki fungsi pemasaran, keuangan,
sumber daya manusia dan jasa informasi. Perusahaan yang memiliki fungsi
manufaktur adalah perusahaan yang memproduksi produk yang dijual. Fungsi-fungsi
lain meliputi engineering, dan penelitian dan pengembangan.
11.2
Sistem Informasi Fungsional
Resiko
menekankan sistem informasi fungsional
Sistem
informasi fungsional bukanlah pengganti suatu sistem yang terintegrasi bagi
perusahaan – CBIS. Subsistem – subsistem fungsional harus bekerja sama.
Subsistem harus mengambil sebagian datanya database
umum, dan keputusan yang dibuat di suatu area harus sesuai dengan keputusan
yang dibuat di area lainnya dan dengan tujuan keseluruhan perusahaan.
11.3
Prinsip – prinsip Pemasaran
Satu
definisi menyatakan bahwa pemasaran “terdiri
dari kegiatan perorangan dan organisasi yang memudahkan dan mempercepat
hubungan pertukaran yang memuaskan dalam lingkungan yang dinamis melalui
penciptaan, pendistribusian, promosi dan penentuan harga barang, jasa dan
gagasan.”
Bauran Pemasaran
Strategi
pemasaran terdiri dari campuran unsur – unsur yang dinamakan bauran pemasaran (marketing mix):
produk, promosi, tempat dan harga (product, promotion, place and price). Semua
itu dikenal sebagai dengan 4P. Produk (product) adalah apa yamg dibeli oleh
pelanggan untuk memuaskan keinginannya atau kebutuhannya. Produk dapat berupa
barang fisik, berbagai jenis jasa, atau suatu gagasan. Promosi (promotion)
berhubungan dengan semua cara yang medorong penjualan produk, termasuk
periklanan dan penjualan langsung. Tempat (place) berhubungan dengan cara
mendistribusikan produk secara fisik kepada pelanggan melalui saluran
distribusi. Harga (price) terdiri dari semua elemen yang berhubungan dengan apa
yang dibayar oleh pelanggan untuk produk itu.
11.4
Evolusi Konsep Sistem Informasi Pemasaran
Profesor
Philip Kotler dari Northwestern Univers ity mengidentifikasikan tiga jenis
informasi pemasaran yang digambarkan dibawah ini.


Intelejen pemasaran
informasi
pemasaran
Komunikasi
pemasar
v Intelejen pemasaran (marketing intellegence) – informasi yang mengalir
ke perusahaan dari lingkungan.
v Informasi pemasaran intern (internal marketing omformation) – imformasi
yang dikumpulkan di dalm perusahaan.
v Komunikasi pemasaran (marketing communication) – informasi yang
mengalir keluar dari perusahaan ke lingkungan.
Kotler mengakui
maksud dukungan keputusan dari sarf itu; “keputusan pemasaran yang rumit
seperti menurunkan harga, merevisi wilayah penjualan, atau meningkatkan biaya
iklan dapat dievaluasi sebelum dan sesudahnya melalui analisi ilmiah dari data
yang tersedia.
Kita dapat
mendefinisikan sistem informasi pemasaran, atau MKIS, sebagai suatu sistem
berbasis komputer yang bekerja sama dengan sistem informasi fungsional lain
untuk mendukung manajemen perusahaan dalam menyelesaikan masalah yang
berhubungan dengan pemasaran produk perusahaan. Dua elemen dalam definisi
tersebut, Pertama semua sistem informasi fungsional harus bekerja sama, dan
Kedua dukungan pemecahan masalah tidak terbatas pada manajer pemasaran.
11.5
Model Sistem Informasi Pemasaran
Subsistem
Output
Subsistem
produk menyediakan informasi tentang produk perusahaan. Subsistem tempat
menyediakan informasi tentang jaringan distribusi perusahaan. Subsistem promosi
menyediakan informasi tentang kegiatan periklanan perusahaan dan penjualan
langsung. Subsistem harga mambantu manajer membuat keputusan harga. Selain itu,
ada subsistem kelima, Subsistem bauran terintegrasi yang memungkinkan manajer
untuk mengembangkan strategi yang mempertimbangkan dampak gabungan dari unsur –
unsur tersebut. Contoh informasi yang disediakan oleh subsistem bauran
terintegrasi adalah peramalan penjualan (sales forecast), yang mempertimbangkan
interaksi seluruh unsur – unsur bauran itu.
Subsistem
input
subsistem
input yang menyediakan dat bagi database didasarkan pada model Kotler.
Subsistem intelejen pemasaran mengumpulkan informasi dari lingkungan perusahaan
yang berkaitan dengan operasi perusahaan.
11.6
Bagaimana Manajer Menggunakan Sistem Informasi Pemasaran
Manajer
pemasaran menggunakan MKIS untuk mempelajari kebutuhan dan keinginan konsumen,
memformulasikan bauran pemasaran, dan membuat tindak lanjut sampai sejauh mana bauran
itu diterima oleh konsumen.
Daftar Pustaka :
Mc Leod, Raymond. Sistem Informasi Manajemen.
Edisi Bahasa Indonesia Jilid 2. PT Prenhallindo, Jakarta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar